Sang ibu memiliki golongan darah O. Golongan darah yang dimiliki anak laki-laki terkait dengan golongan darah tertentu dari sang ayah. Golongan darah tersebut dapat berupa golongan darah A, B dan O. Ibu bergolongan darah O, golongan darah anak dapat dibagi ke dalam kategori berikut tergantung pada golongan darah ayah; anak laki-laki dan perempuan tidak berbeda dalam hal golongan darah. 1. Ayah bergolongan darah O: ada kemungkinan anak laki-laki bergolongan darah O. 2. Golongan darah ayah A: ada kemungkinan bagi seorang anak laki-laki untuk memiliki golongan darah A dan O. 3. Golongan darah ayah B: kemungkinan anak laki-laki bergolongan darah B dan O. 4. Golongan darah ayah AB: golongan darah anak laki-laki dimungkinkan untuk memiliki golongan darah B dan A. Golongan darah pada akhirnya ditentukan oleh kombinasi tiga faktor genetik A, B dan O. Golongan darah O bersifat resesif, sedangkan golongan darah A dan B bersifat dominan. Pada sebagian besar kasus, kemungkinan golongan darah seorang anak pada awalnya dapat disimpulkan dari golongan darah orang tuanya. Golongan darah manusia diklasifikasikan menurut penanda tertentu pada permukaan sel darah merah, dan tes golongan darah pada awalnya dapat menentukan hubungan darah antara dua orang, tetapi sekarang cara yang paling aman untuk menentukan garis keturunan seorang anak biologis adalah dengan memeriksa gen melalui perspektif genetika, dan hanya mengandalkan tes golongan darah tidak dapat diandalkan.