Cegukan denyut jantung yang cepat dapat disebabkan oleh alasan fisiologis, tetapi juga beberapa penyakit, seperti refluks esofagitis, lesi mediastinum, erosi yang tidak dapat disembuhkan, dan sebagainya. 1. Faktor fisiologis: cegukan detak jantung yang cepat dapat disebabkan oleh emosi yang terlalu bersemangat atau olahraga berat, dan juga dapat disebabkan oleh cegukan detak jantung yang cepat setelah kedinginan atau kelelahan. Umumnya, kondisi ini akan membaik setelah emosi menjadi stabil atau setelah beristirahat yang cukup. 2. Faktor patologis: (1) Refluks esofagitis: pasien biasanya mengalami gejala refluks asam lambung, mulas, dan beberapa pasien juga mengalami cegukan karena merasa ada benda asing di tenggorokan. (2) Lesi mediastinum: dapat berupa lesi yang disebabkan oleh abses mediastinum, tumor mediastinum primer, limfoma Hodgkin mediastinum, dll. Pasien umumnya menunjukkan gejala seperti napas tidak teratur, kelemahan anggota badan dan depresi, dan beberapa pasien mungkin mengalami cegukan karena iritasi pada diafragma. (3) Cegukan yang tidak dapat disembuhkan: untuk cegukan yang disebabkan oleh lesi organik, seperti ensefalitis, tumor otak, lesi peritoneum, lesi pleura, dan lain-lain, pasien akan mengalami kejang diafragma yang berlangsung lebih dari 48 jam. Jika gejala-gejala di atas terjadi, Anda harus mencari nasihat medis dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.