Tidak ada hubungan yang jelas antara aktif secara seksual dan berkembangnya penyakit payudara. Faktor risiko untuk pengembangan kanker payudara antara lain adalah warisan keluarga, kepadatan payudara, kadar estrogen endogen, terapi penggantian hormon, obesitas, dan kehamilan, yang dapat meningkatkan kemungkinan pengembangan kanker payudara. Namun, aktif secara seksual bukan merupakan faktor risiko kanker payudara, tetapi ada bukti bahwa kehamilan dini merupakan faktor yang mengurangi risiko kanker payudara. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa risiko kanker payudara pada wanita yang melahirkan untuk pertama kalinya pada usia <20 tahun adalah setengah dari risiko kanker payudara pada wanita yang belum pernah melahirkan atau yang usia kelahiran pertamanya lebih dari 35 tahun. Disarankan untuk mempertahankan sikap hidup yang baik, membangun kesadaran akan perawatan kesehatan payudara, belajar tentang perawatan kesehatan payudara, belajar melakukan pemeriksaan payudara sendiri, dan menghadiri pemeriksaan rutin untuk deteksi dini dan pengobatan.