Biasanya digunakan daging babi suwir dengan kacang kedelai. Kandungan kalori daging babi suwir dengan kacang kedelai tergantung pada rasio kacang kedelai dan daging babi suwir, serta jumlah minyak goreng yang ditambahkan. Setiap 100 gram kacang kedelai mengandung 131kkal, dan daging babi (panko) mengandung 395kkal.
Babi suwir yang ditumis dengan kacang kedelai adalah cara makan yang umum dalam kehidupan. Kandungan kalorinya tergantung dari proporsi kacang kedelai dan daging babi, umumnya semakin banyak proporsi daging babi maka semakin besar kandungan kalorinya, selain itu minyak goreng yang ditambahkan juga mempengaruhi kandungan kalori pada daging babi yang ditumis dengan kacang kedelai.
Setiap 100 gram kacang kedelai mengandung 131kkal, 13,1 gram protein, 10,5 gram karbohidrat, 135 mg kalsium, 478 mg kalium, 15,3 mg vitamin B₄, dan masih banyak lagi kandungan nutrisi lainnya.
Setiap 100 gram daging babi (pork) mengandung kalori 395 kkal, 37 gram lemak, kolesterol 80 mg, kalium 204 mg, vitamin B₃ 3,5 mg dan nutrisi lainnya.
Dapat dilihat bahwa protein, karbohidrat dan mineral yang terkandung dalam kacang kedelai relatif kaya, sedangkan kolesterol babi, lemak, protein dan kalori relatif tinggi, keduanya dimakan bersama kondusif untuk kesehatan yang baik, untuk memainkan peran pelengkap nutrisi dalam menjaga kebutuhan fisiologis normal.
Namun, perlu dicatat bahwa orang yang alergi terhadap keduanya tidak boleh makan, karena daging babi mengandung kolesterol dan kalori yang relatif tinggi, sehingga orang dengan lemak darah tinggi dan pelaku diet tidak boleh makan terlalu banyak. Selain itu, makan terlalu banyak juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena beban pada lambung dan usus, yang mengakibatkan sakit perut, diare, dan ketidaknyamanan lainnya. Orang yang alergi terhadap kacang kedelai sebaiknya tidak makan kacang kedelai.