Tidak ada pereda nyeri yang dapat langsung meredakan nyeri gigi dan gusi. Jika rasa sakitnya parah, Anda dapat meminum obat penghilang rasa sakit seperti yang diresepkan oleh dokter Anda. Namun, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi penyebab nyeri. Penyebab umum nyeri gusi termasuk abses gusi, perikoronitis gigi bungsu dan periodontitis apikal. 1. Abses gusi: Nyeri gusi dapat disebabkan oleh abses gusi. Pasien dapat memilih untuk mencari perawatan medis dengan dokter untuk menggunakan larutan hidrogen peroksida lokal untuk membilas sulkus gingiva, atau penggunaan obat kumur klorheksidin. Jika perlu, obat penghilang rasa sakit oral seperti ibuprofen dan celecoxib dapat dikonsumsi. Abses gingiva perlu diidentifikasi dengan jelas setelah pengangkatan penyebab penyebab abses yang berfluktuasi dapat berupa insisi dan drainase untuk meredakan rasa sakit. 2. Perikoronitis gigi bungsu: Nyeri gusi juga dianggap disebabkan oleh perikoronitis gigi bungsu. Pasien dapat mengonsumsi obat antibiotik oral, seperti metronidazol, klindamisin, dan sebagainya. Atau obat pereda nyeri oral, seperti aspirin, ibuprofen dan sebagainya. Beberapa pasien juga dapat memilih perawatan bedah, seperti sayatan dan drainase, eksisi flap gingiva peri-koroner, pencabutan gigi bungsu. 3. Periodontitis periapikal: Nyeri gusi juga dapat disebabkan oleh periodontitis periapikal. Pilihlah operasi saluran akar dan cara lain untuk menghentikan rasa sakit. Pasien yang menggunakan obat perlu mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat, jangan menggunakan obat tanpa izin, agar tidak menimbulkan efek samping pada tubuh. Nyeri gusi cepat sembuh dianjurkan perawatan medis, hindari pengobatan sendiri.