Daun bawang memiliki efek afrodisiak, tetapi efeknya lemah, karena mengandung seng dan vitamin C. Daun bawang efektif dalam membantu pengobatan impotensi, ejakulasi dini, dan spermatorrhea, serta menghangatkan ginjal dan mengencangkan Yang. Selain sifat afrodisiak, daun bawang juga dapat meningkatkan motilitas gastrointestinal, sehingga memperbaiki sembelit, serta memperbaiki kulit melebarkan pembuluh darah, menurunkan lipid darah dan mengobati serta mencegah tekanan darah tinggi ringan. Zat besi yang terkandung dalam daun bawang dapat memperbaiki gejala anemia dan mengembalikan vitalitas tubuh. Dalam aplikasi klinis, daun bawang terutama digunakan sebagai pengobatan tambahan dan bukan merupakan bentuk pengobatan utama.