Bagaimana cara mendisinfeksi dengan alkohol dengan benar selama wabah?

Epidemi telah membuat masker, alkohol, dan disinfektan menjadi barang yang paling modis di awal tahun 2020-an. Dengan tiga bagian penting dari perlindungan terhadap epidemi, Anda dapat pergi jauh tanpa rasa takut. Namun, ada risiko kebakaran jika alkohol tidak digunakan dengan benar. Tahukah Anda cara menggunakan alkohol dengan benar? Hari ini, berikut adalah beberapa tips tentang cara menggunakan alkohol dengan benar untuk disinfeksi. Alkohol dengan kadar 75% dapat menonaktifkan virus secara efektif. Molekul alkohol menembus permukaan bakteri dan masuk ke dalam bakteri, menyebabkan protein yang menjadi dasar kehidupan bakteri menggumpal. Alkohol 70%-75% adalah yang paling efektif, tetapi karena sifat kimianya yang mudah terbakar dan mudah menguap, alkohol berisiko terbakar dan meledak saat dipanaskan atau terkena api terbuka. Saat menggunakan alkohol, pertama-tama kita harus mengamati lingkungan sekitar, menyingkirkan bahan yang mudah terbakar dan membuka jendela untuk ventilasi. Alkohol tidak boleh disemprotkan langsung ke udara atau ke pakaian, karena dapat dengan mudah terbakar jika ada api terbuka atau listrik statis. Kita dapat mendisinfeksi benda-benda seperti gagang pintu, tombol pengangkat di atas meja, dan permukaan lainnya dengan menyekanya secara langsung. Berbicara di telepon, merokok, dan menggunakan pemukul nyamuk elektrik tidak boleh dilakukan segera setelah penyemprotan dengan alkohol dengan konsentrasi tinggi. Tidak disarankan untuk menyimpan alkohol dalam jumlah besar di rumah, dan alkohol rumah tangga hanya boleh dibeli dalam botol kecil berukuran 300-500ml di apotek, yang sudah cukup. Kita juga harus berhati-hati dalam menyimpan alkohol jauh dari cahaya agar tidak pecah saat dituang. Cara terbaik adalah menggunakan botol plastik dengan tutup yang tertutup rapat agar tidak mudah jatuh dan pecah. Pilihlah alkohol 75% untuk penggunaan medis. Jika Anda membeli alkohol 90%, encerkan sesuai petunjuk sebelum digunakan. Alkohol adalah zat berbahaya dan harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Sebaiknya tandai botol alkohol dengan jelas untuk mengingatkan diri sendiri dan keluarga Anda. Jika alkohol tidak sengaja tersulut, Anda tidak perlu panik; pertama-tama, letakkan handuk atau sprei yang dibasahi di atas api dan kemudian basahi dengan air untuk memadamkannya. Gunakan metode desinfeksi yang tepat selama memerangi epidemi. Jika kita semua melakukan pencegahan dan pengendalian, kita pasti bisa mengalahkan epidemi.