Cara merawat luka setelah jagung rontok

Setelah jagung rontok, luka umumnya menggunakan perawatan obat, perawatan harian, modifikasi pola makan dan metode perawatan lainnya. 1. Perawatan obat: luka setelah jagung rontok dapat menggunakan obat untuk perawatan, luka dapat menggunakan iodofor, larutan hidrogen peroksida dan obat lain untuk pembersihan dan desinfeksi; jika luka infeksi bakteri sekunder tampak merah, bengkak, radang, Anda dapat menggunakan krim asam fusidat, salep mupirocin dan obat lain di bawah bimbingan dokter untuk pengobatan. 2. Perawatan harian: setelah jagung rontok, luka bisa menjadi perawatan harian, untuk menjaga kebersihan luka, untuk menghindari infeksi luka; sepatu perlu dipakai bernapas dan nyaman, untuk menghindari kaki terpengaruh oleh kekuatan eksternal, hindari olahraga dalam waktu lama, kurangi gesekan kaki, biasanya lebih memperhatikan istirahat. 3. Penyesuaian pola makan: setelah jagung rontok makan lebih banyak makanan yang kaya vitamin dan protein, untuk mendorong kulit pada luka untuk mempercepat pertumbuhan. Setelah jagung jatuh, perawatan luka harus mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat-obatan, bukan pengobatan sendiri secara membabi buta, untuk menghindari kambuhnya penyakit.