Asimetri antara kedua mata dapat disebabkan oleh strabismus, kelopak mata juling, atau ptosis, yang dapat diobati dengan pembedahan dan lensa resep untuk memperbaiki penampilan. 1. Strabismus: Pasien strabismus mungkin memiliki asimetri antara kedua mata karena deviasi posisi mata. Jika pasien menderita strabismus internal yang dapat diatur, pasien dapat memperbaiki kesalahan refraksi melalui resep kacamata untuk menyeimbangkan posisi mata. Jika pasien menderita strabismus yang tidak dapat diatur dan derajat strabismusnya besar, pasien dapat menjalani operasi untuk mengatasi strabismus, seperti operasi pelemahan otot rektus internal. 2. Kelopak mata ganda yang tidak simetris: Jika pasien memiliki kelopak mata tunggal pada satu mata dan kelopak mata ganda pada mata yang lain, yang juga dapat menyebabkan ketidaksimetrisan di antara kedua mata, maka pasien dapat melakukan blepharoplasty ganda pada kelopak mata tunggal untuk membuat kedua kelopak mata menjadi simetris. 3. Ptosis: Jika pasien memiliki ptosis pada salah satu mata, yang menyebabkan asimetri mata, pasien dapat menjalani operasi koreksi ptosis untuk memperbaiki penampilan. Disarankan agar pasien dengan asimetri pada kedua mata menemui dokter untuk evaluasi kondisi mereka dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan.