Metode latihan untuk neuromielitis optik optik terutama meliputi latihan fungsional, latihan fungsi kontinensia, latihan menelan, dan sebagainya.
Terapi rehabilitasi sangat membantu untuk mempromosikan pemulihan fungsional neuromielitis optik optik, meningkatkan kondisi kehidupan, meningkatkan kemampuan perawatan diri, mencegah komplikasi seperti luka baring, membantu pasien untuk meningkatkan kualitas hidup, dan lebih baik berintegrasi ke dalam keluarga dan kehidupan sosial, dan ini merupakan perawatan penting untuk membantu pemulihan fungsional pasien.
1. Latihan fungsional: latihan pasif untuk orang dengan kekuatan otot yang rendah, termasuk latihan mobilitas sendi, pijat, perubahan posisi, dan latihan lainnya. Setelah kekuatan otot pasien pulih sampai tingkat tertentu, latihan aktif akan dilakukan, termasuk latihan mobilitas sendi, latihan kekuatan otot, latihan berjalan tegak, dan sebagainya.
2. Pelatihan fungsi kemih dan feses: mendorong pemulihan fungsi kemih dan feses pasien, seperti latihan pengangkatan anus, latihan otot dasar panggul, latihan buang air kecil.
3. Latihan menelan: untuk pasien dengan gangguan menelan, seperti melatih fungsi penutupan palatofaring, memijat langit-langit lunak dan metode lain untuk mendorong pemulihan fungsi menelan.
Pasien juga dapat bekerja sama dengan fisioterapi, seperti elektroterapi frekuensi menengah denyut nadi, gelombang ultra-pendek, dll., untuk membantu pasien memperpendek perjalanan penyakit dan mengurangi gejala sisa. Dianjurkan agar pasien di bawah bimbingan dokter profesional untuk pengobatan, untuk mengembangkan program pelatihan individual, jangan berlatih sendiri secara membabi buta, untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.