Uveitis umumnya tidak dapat disembuhkan dengan sendirinya, dan membutuhkan konsultasi tepat waktu dan perawatan rutin untuk menghindari keberadaan jangka panjang penyakit yang mempengaruhi penglihatan, dan metode perawatan yang umum digunakan adalah pengobatan dan pembedahan. Uveitis adalah sekelompok penyakit, termasuk peradangan iris, peradangan badan siliaris, peradangan koroid. Uveitis dapat disebabkan oleh sejumlah faktor etiologi yang berbeda, seperti infeksi patogen, penyakit autoimun, penyakit rematik, dan reaksi imun yang disebabkan oleh penumpukan obat. Waktu pengobatan yang diperlukan untuk berbagai jenis uveitis bervariasi, dan dapat memakan waktu sekitar 1 hingga 2 minggu untuk uveitis akut dan sekitar 1 tahun untuk uveitis kronis. Penanganan penyakit ini harus terlebih dahulu menghilangkan penyebab penyakit dan memilih penanganan allopathic yang sesuai dengan penyebab yang berbeda. Obat yang umum digunakan untuk pengobatan termasuk obat pelebar pupil seperti atropin, yang mencegah perlekatan pupil; obat hormon glukokortikoid seperti prednison, yang menghambat respons inflamasi; dan obat antiinflamasi nonsteroid seperti indometasin, yang dapat melawan inflamasi dan meredakan nyeri. Semua obat harus digunakan di bawah pengawasan medis. Penanganan uveitis juga memerlukan pencegahan komplikasi, seperti vitrektomi, yang mengangkat badan vitreus yang berkembang biak dan menghindari tarikan yang menyebabkan ablasi retina. Dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis untuk mendapatkan penanganan yang efektif setelah timbulnya gejala klinis, karena penanganan yang tidak tepat waktu atau tidak teratur dapat menyebabkan komplikasi dan gejala sisa.