Apa yang terjadi? Rasanya sakit untuk bernapas ketika dada saya terbentur.

Nyeri dada akibat benturan dapat disebabkan oleh cedera jaringan lunak dada, patah tulang rusuk, memar paru-paru, dan sebagainya. 1. Cedera jaringan lunak dada: setelah dada terbentur, jaringan lunak setempat akan rusak, sehingga mengakibatkan nyeri dada. Ketika Anda menarik napas dalam-dalam, proses diastol dan kontraksi dada akan menyebabkan rangsangan pada area cedera jaringan lunak, yang mengakibatkan rasa sakit di area yang terkena. 2. Patah tulang rusuk: Ketika dada terbentur, tulang akan terstimulasi oleh kekuatan eksternal, yang dapat menyebabkan patah tulang rusuk, sehingga menimbulkan rasa sakit di area yang terkena, disertai dengan gejala sulit bernapas. Rasa sakit dapat terjadi ketika pasien terengah-engah, batuk, menarik napas dalam-dalam, atau membalikkan tubuh. 3. Memar paru-paru: Benturan pada dada dapat menyebabkan berkurangnya volume dada dan peningkatan tekanan intratoraks, yang dapat menekan paru-paru dan menyebabkan memar paru-paru. Akibatnya, pasien dapat menderita perdarahan dan edema parenkim paru, yang menimbulkan gejala seperti mengi yang menyakitkan, nyeri dada, sesak dada, sesak napas, batuk, dahak berdarah, dan sebagainya. Pasien dengan nyeri dada disarankan untuk pergi ke rumah sakit dan mengikuti instruksi dokter untuk pemeriksaan yang relevan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit.