Bayi 15 bulan tidak makan dapat dilihat pada faktor fisiologis, mungkin juga penyakit mulut bayi, gangguan pencernaan, kekurangan seng, dll., Penyebabnya berbeda, pengobatannya juga berbeda, perlu menargetkan penyebab pengobatan.
1. faktor fisiologis: bayi 15 bulan tidak makan, mungkin terkait dengan kebiasaan makan yang buruk, seperti bayi sebelum makan lebih banyak mengonsumsi makanan ringan, buah-buahan, dll., dapat menyebabkan bayi tidak makan. Penting untuk secara aktif menyesuaikan struktur makanan bayi dan mengembangkan kebiasaan makan yang baik.
2. Penyakit mulut: bayi tidak mau makan dapat disebabkan oleh penyakit mulut, seperti sariawan, sariawan, dll. Orang tua perlu memperhatikan kebersihan mulut bayi. Orang tua perlu memperhatikan kebersihan mulut bayi, dan waktu yang lama tanpa bantuan perawatan medis yang tepat waktu.
3. Gangguan pencernaan: gangguan pencernaan pada anak dapat berupa kembung, sakit perut, cepat kenyang dan gejala lainnya, sehingga tidak mau makan. Orang tua harus memberikan makanan ringan yang mudah dicerna kepada bayi, dapat mengikuti saran dokter untuk mengonsumsi butiran basil basil basil subtilis dan probiotik lainnya untuk meningkatkan fungsi pencernaan.
4. Kekurangan seng: Seng adalah salah satu elemen penting dalam tubuh manusia, dan kekurangan seng dapat menyebabkan hilangnya fungsi pengecap, yang mengakibatkan kurangnya nafsu makan. Pengobatannya perlu diberikan obat suplementasi seng, seperti seng glukonat, selain itu dapat ditambah dengan makanan kaya seng, seperti jeroan hewan, kuning telur dan sebagainya.
Bayi berusia 15 bulan tidak makan, tidak termasuk penyebab fisiologis, harus konsultasi tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan pengobatan yang tepat sasaran, agar tidak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter.