Kaki dan tungkai gemetar pada bayi dapat disebabkan oleh faktor fisiologis, kekurangan kalsium, epilepsi, dan faktor lainnya. 1. Faktor fisiologis: Karena perkembangan korteks serebral yang tidak sempurna pada bayi dan anak kecil, mereka tidak dapat sepenuhnya mengendalikan saraf motorik, sehingga fenomena kaki dan kaki gemetar yang tidak disengaja hanya akan terjadi sesekali. Seiring bertambahnya usia, perkembangan otak dan sistem saraf semakin matang, maka akan membaik dengan sendirinya, tanpa kinerja abnormal lainnya. 2. Kekurangan kalsium: bayi kekurangan vitamin D, mengakibatkan kekurangan kalsium, yang menurunkan kadar kalsium darah dalam tubuh, dan akan sering menunjukkan gejala kaki dan tungkai gemetar, disertai dengan tangisan dan tidur gelisah dan manifestasi abnormal lainnya. 3. Epilepsi: Ketika bayi dan anak kecil mengalami serangan epilepsi, gejala kaki dan tungkai gemetar juga akan muncul, yang juga dapat disertai dengan kejang, muntah, dan memar. Jika tungkai dan kaki bayi gemetar dan terdapat kelainan lainnya, disarankan agar anak dibawa ke dokter untuk pemeriksaan dan perawatan untuk menghindari penundaan kondisi.