Gejala neuritis wajah biasanya memerlukan pemeriksaan fisik, elektromiografi, pemeriksaan cairan serebrospinal, dan pencitraan kepala, dan diagnosisnya dapat diobati dengan obat-obatan dan pembedahan seperti yang diresepkan oleh dokter.
Secara umum, pasien dengan neuritis wajah harus terlebih dahulu menjalani pencitraan kepala untuk menyingkirkan kemungkinan lesi otak dan sistem saraf pusat, dan kemudian menjalani elektromiografi dan pemeriksaan fisik untuk memastikan diagnosis neuritis wajah dan luasnya lesi.
Setelah penyebab penyakit ini teridentifikasi, penyakit ini dapat diobati dengan obat-obatan seperti deksametason dan prednisolon di bawah bimbingan seorang profesional medis. Jika disebabkan oleh infeksi virus, obat antivirus dapat dipilih untuk pengobatan, seperti asiklovir dan ribavirin. Jika efek obat tidak terlihat jelas, Anda juga dapat memilih anastomosis saraf, transplantasi bebas saraf, dan metode bedah lainnya untuk pengobatan.
Singkatnya, disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan melakukan pengobatan yang ditargetkan.