Apa yang salah dengan makan bawang dan kentut sepanjang waktu?

Kentut setelah makan bawang mungkin disebabkan oleh fakta bahwa bawang mudah menghasilkan gas dan merangsang selaput lendir saluran pencernaan setelah makan bawang, yang merupakan fenomena fisiologis yang normal.
1. Bawang merah sendiri merupakan makanan penghasil gas, yang dapat meningkatkan jumlah gas di saluran pencernaan setelah dikonsumsi, yang dapat menyebabkan lebih banyak kentut, dan mungkin juga disertai dengan perut kembung.
2. Bawang merah adalah makanan yang pedas dan mengiritasi, yang dapat merangsang selaput lendir saluran pencernaan dan meningkatkan gerakan peristaltik saluran pencernaan, menyebabkan kentut sepanjang waktu.
Secara umum, setelah berhenti makan bawang bombay, fenomena kentut yang berlebihan akan hilang, dan jika disertai perut kembung juga bisa diredakan, sehingga tidak perlu terlalu diperhatikan. Namun perlu diperhatikan bahwa bagi mereka yang sering menderita perut kembung dan mengalami kentut yang berlebihan (seperti penderita dispepsia saluran cerna), konsumsi bawang bombay akan memperparah keadaan perut kembung dan kentut yang semakin banyak, oleh karena itu yang terbaik adalah mengurangi konsumsi bawang bombay.