Wanita hamil yang ketakutan dapat berdampak pada janin.
Untuk wanita hamil, setelah guncangan yang tidak disengaja, rangsangan dapat menyebabkan perubahan neurologis dan endokrin, yang dapat memengaruhi janin dalam berbagai tingkat. Kadang-kadang, guncangan yang singkat dapat menyebabkan janin sering bergerak, dan efeknya pada janin akan hilang setelah rangsangan yang merugikan berakhir.
Perlu dicatat bahwa ketika wanita hamil mengalami rangsangan emosional yang berkepanjangan dan sering, terutama pada tahap awal kehamilan, hal itu dapat meningkatkan risiko keguguran janin atau aborsi, jadi perhatian besar harus diberikan untuk menghindari rangsangan emosional pada wanita hamil.
Wanita hamil harus rileks, jangan cemas dan gugup, lebih banyak istirahat selama kehamilan, hindari kerja berlebihan, dan pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin untuk memahami perkembangan janin.