Organ yang paling rentan terhadap kanker

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini merilis laporan tentang penyebab kematian paling umum pada tahun 2030, yang mengatakan bahwa kanker akan terus menduduki peringkat teratas sebagai “pembunuh” manusia dalam 100 tahun ke depan. Bagian mana dari tubuh manusia yang suka “dikacaukan” oleh sel kanker? Profesor Hao Xishan, Direktur Eksekutif International Union Against Cancer (IUAC), Ketua Chinese Medical Association Oncology Society, dan Akademisi dari Chinese Academy of Engineering, mengatakan: Sel kanker merupakan molekul pengacau yang sangat aktif di dalam tubuh manusia. Dan penelitian telah menemukan bahwa beberapa bagian tubuh manusia memang sangat “disukai”, tetapi pria dan wanita akan sangat berbeda. Sel-sel kanker yang paling sering “melindungi” jaringan tubuh, yang berada di peringkat sepuluh besar morbiditas pria adalah: paru-paru, lambung, hati, kerongkongan, usus besar, kandung kemih, pankreas, otak, getah bening, ginjal; pada wanita paru-paru, kelenjar susu, usus besar, lambung, hati, kerongkongan, indung telur, leher rahim, pankreas, otak.” Dapat dikatakan bahwa tumor dari 10 organ ini mencakup lebih dari 80% dari semua tumor. Paru-paru Terlepas dari jenis kelamin, urutan pertama adalah kanker paru-paru. Ada dua alasan utama, yang pertama adalah merokok. Menurut statistik, 30% tumor terkait dengan merokok dalam jangka panjang, dan hubungan yang paling dekat adalah kanker paru-paru. Yang kedua adalah polusi lingkungan. Payudara Kanker payudara adalah kanker yang paling umum terjadi pada wanita. Faktor utama penyebabnya adalah: makan makanan berlemak dan berkalori tinggi, stres mental yang tinggi, terlambat menikah dan terlambat melahirkan. Usus besar Kanker usus besar adalah kanker paling umum ke-3 di dunia. Makan daging merah, minum banyak alkohol (khusus pria), makanan yang digoreng dengan suhu tinggi, dan sering menahan buang air besar dapat menyebabkan kanker kolorektal. Selain itu, penyakit radang usus juga dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Lambung Kanker lambung adalah kanker paling umum ke-4 di dunia dan 2 dari 3 kasus terjadi pada pria. Selain garam, makanan asin, cabai merah, daging olahan, makanan yang diasap, dan makanan hewani yang dibakar, yang merupakan penyebab kanker perut, perubahan selaput lendir perut serta gastritis atrofi juga dapat menyebabkan perkembangan kanker perut. Ginjal Kanker ginjal adalah kanker paling umum ke-5 di dunia. Faktor-faktor seperti obesitas, arsenik dalam air minum, dan merokok dapat menyebabkan perkembangan kanker ini. Hati Kanker hati adalah kanker paling umum ke-6 di dunia. Penelitian telah menunjukkan bahwa infeksi virus Hepatitis B, konsumsi sereal dan kacang-kacangan yang terkontaminasi aflatoksin, dan konsumsi alkohol kronis adalah penyebab langsung kanker hati. Limfatik Kanker limfatik dan sistem hematopoietik terutama meliputi limfoma, leukemia, dan mieloma multipel. Kelompok kanker ini menempati peringkat bersama dengan kanker hati sebagai kanker paling umum ke-6 di dunia. Polusi lingkungan, infeksi virus, dan obesitas berkontribusi terhadap perkembangan kanker ini. Kanker Serviks dan Ovarium Kanker serviks dan ovarium adalah kanker paling umum ke-2 dan ke-7 yang diderita oleh wanita di dunia. Ada banyak penyebabnya, seperti gangguan endokrin yang disebabkan oleh begadang dan debut seksual dini. Kerongkongan Kanker kerongkongan adalah kanker paling umum ke-8 di dunia. Penyebab utama kanker kerongkongan adalah kesukaan terhadap makanan panas. Selain itu, faktor-faktor seperti merokok, obesitas, dan konsumsi daging olahan merupakan pemicu langsung. Refluks asam lambung juga merupakan faktor peningkatan risiko kanker esofagus. Kandung Kemih Kanker kandung kemih adalah kanker paling umum ke-10 di dunia. Penelitian telah menunjukkan bahwa arsenik dalam air minum adalah salah satu penyebab kanker kandung kemih. Selain itu, sering menahan kencing juga dapat meningkatkan risiko kanker kandung kemih. Pankreas Kanker pankreas adalah kanker paling umum ke-13 di dunia, dan merupakan perwakilan dari “penyakit kaya” di antara kanker, dan obesitas serta diabetes dapat menyebabkan perkembangan penyakit ini. Kanker benar-benar dapat dicegah dan dikendalikan, dan dapat dicegah sejak dini asalkan kebiasaan hidup yang baik dan pemeriksaan kesehatan secara teratur dilakukan. Jika pasien dapat didiagnosis dan diobati pada tingkat pertama, hasilnya akan sangat menguntungkan.