Kontraindikasi vaksinasi meliputi alergi terhadap komponen vaksin, serangan penyakit akut atau kronis, penyakit mental yang parah, dan wanita hamil. Vaksin inaktif adalah vaksin yang tidak aktif, yang dicirikan oleh fakta bahwa vaksin ini tidak menimbulkan reaksi yang merugikan saat memasuki tubuh manusia, dan oleh karena itu memiliki cakupan aplikasi yang lebih luas. Kontraindikasi vaksinasi inaktif meliputi alergi terhadap salah satu bahan aktif dalam vaksin, penyakit akut seperti demam, penyakit kronis pada fase eksaserbasi akut seperti hipertensi yang tidak terkendali saat ini, gejala klinis yang parah seperti vertigo, penyakit saraf yang parah seperti epilepsi yang tidak terkendali, dan lain-lain. Biasanya, mereka yang tidak memiliki kontraindikasi terhadap vaksinasi dapat divaksinasi sesuai dengan prosedur imunisasi yang ditentukan, dan vaksinasi biasanya menghasilkan efek kekebalan yang lebih baik, jadi silakan berkonsultasi dengan dokter di tempat vaksinasi sebelum melakukan vaksinasi.