Bolehkah Anda makan durian selama patah tulang?

Pasien dapat makan durian dalam jumlah sedang selama patah tulang, tetapi tidak dalam jumlah banyak untuk waktu yang lama. Setiap 100g durian kaya akan 64.5g air, 2.6g protein, 3.3g lemak, 28.3g karbohidrat, 20.0mg karoten dan sebagainya. Bagi penderita patah tulang, dapat memakan durian dalam jumlah sedang selama masa sakit, dapat mengisi kembali nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Durian juga mengandung serat makanan yang dapat meningkatkan gerakan peristaltik saluran cerna, sehingga dapat mencegah sembelit. Perlu diperhatikan bahwa pasien tidak boleh makan banyak durian dalam waktu yang lama selama masa patah tulang, agar tidak menambah beban saluran pencernaan dengan konsumsi berlebihan, sehingga mempengaruhi pemulihan tubuh. Selain durian, pasien patah tulang juga bisa makan apel, pisang, kiwi, jeruk dan buah-buahan segar lainnya dalam jumlah sedang, serta daging, telur dan susu, dll., yang mengandung vitamin, kalsium dan elemen lain yang bermanfaat bagi pemulihan tubuh. Pasien patah tulang disarankan untuk makan durian segar, bukan langsung dari kulkas, untuk mencegah terjadinya diare, sakit perut dan gejala tidak nyaman lainnya.