Penyebab anak menangis di malam hari antara lain karena ketakutan, gangguan pencernaan, lingkungan yang buruk, kelaparan, dan kekurangan vitamin D. 1. Ketakutan: Jika anak-anak ketakutan di siang hari, menonton TV dengan gambar-gambar yang merangsang, atau mengalami mimpi buruk, mereka mungkin akan menangis di malam hari, sehingga Anda dapat menghibur anak Anda dengan tepat, dan menceritakan beberapa cerita yang menyenangkan sebelum tidur. 2. Disfungsi saluran cerna: misalnya perut terasa dingin, makan berlebihan, makan makanan dingin, dll., mengakibatkan disfungsi saluran cerna, gejalanya memburuk pada malam hari, perut kembung, sakit perut, diare, dan sebagainya. 3. Lingkungan yang buruk: Jika lingkungan sekitar berisik, suhu ruangan tinggi atau terlalu banyak tempat tidur, anak merasa tidak nyaman saat tidur dan mungkin menangis di malam hari. 4. Kelaparan: bayi dan anak kecil juga harus mempertimbangkan rasa lapar, munculnya tangisan di malam hari, seperti jumlah ASI yang tidak mencukupi. 5. Kekurangan vitamin D: anak-anak biasanya asupan vitamin D tidak mencukupi, kurangnya gangguan metabolisme kalsium dan fosfor yang disebabkan oleh kurangnya rangsangan saraf meningkat, mudah khawatir, mudah terprovokasi, dipicu oleh tangisan malam. Anak sering menangis di malam hari, cobalah untuk membawa anak ke rumah sakit untuk mengetahui penyebab penyakitnya dan kemudian diobati.