Demam, nyeri punggung dan kekurangan energi dianggap sebagai infeksi virus, infeksi bakteri, demam rematik dan penyebab lainnya.
1. Infeksi virus: ketika infeksi virus dapat menyebabkan demam, terutama setelah masuk angin, pilek dapat tampak lemah, sakit punggung, Anda dapat minum lebih banyak air hangat, minum beberapa obat antivirus seperti butiran ribavirin atau tablet aminofenolamin majemuk.
2. Infeksi bakteri: Misalnya, infeksi saluran kemih dapat menyebabkan sakit punggung, demam, dan kekurangan energi, yang dapat didiagnosis dengan jelas melalui tes urin rutin, menggunakan antibiotik yang sensitif, seperti antibiotik sefalosporin, dan minum banyak air.
3. Demam rematik: ketika artritis rematik stadium akut dapat muncul demam, kelemahan dan nyeri punggung. Anda dapat mengonsumsi NSAID oral, seperti tablet dispersible nimesulide atau kapsul extended-release ibuprofen.
Oleh karena itu, demam, nyeri punggung, dan kelemahan memerlukan perhatian medis yang cepat dan perawatan lebih lanjut di bawah pengawasan dokter. Obat-obatan di atas harus digunakan di bawah pengawasan medis.