Keputusan mana yang lebih baik, implantasi lensa femtosecond atau lensa kristal, harus didasarkan pada kondisi mata pasien dan tidak ada keuntungan atau kerugian yang jelas. Bedah femtosecond adalah prosedur yang memancarkan sinar laser dalam pulsa yang berlangsung hanya beberapa femtosecond, dan umumnya digunakan untuk mengoreksi miopia. Secara umum, bedah femtosecond tidak cocok bagi mereka yang memiliki miopia lebih dari 1.000 dioptri, dan kornea terlalu tipis untuk bedah laser femtosecond. Implantasi lensa, yang juga dikenal sebagai implantasi lensa kristal di bilik mata belakang, merupakan salah satu prosedur klinis yang paling umum dilakukan untuk koreksi miopia. Implantasi IOL dapat dilakukan pada pasien dengan miopia sangat tinggi. Jika pasien berusia di atas 55 tahun, memiliki bilik mata depan yang dangkal, atau memiliki penyakit mata, maka implantasi IOL tidak sesuai untuk dilakukan. Disarankan agar pasien miopia berkonsultasi dengan rumah sakit secara rutin untuk menilai kondisinya dan memilih perawatan yang sesuai di bawah bimbingan dokter.