Ada beberapa kasus benjolan keras pada payudara yang normal: pertama, sebelum dan sesudah menstruasi. Beberapa orang akan menggambarkan benjolan keras sebelum menstruasi, tetapi setelah menstruasi benjolan tersebut menjadi lebih lunak atau menghilang. Kedua, beberapa orang sering mendeskripsikan adanya benjolan keras ketika mereka memegangnya karena mereka membandingkan diri mereka dengan orang lain, misalnya, menyentuh payudara ibu mereka tanpa benjolan keras dan menyentuh payudara mereka sendiri dengan benjolan keras, yang merupakan hasil perbandingan. Ketiga, orang yang lebih kurus lebih mungkin memiliki benjolan keras karena jaringan kelenjar adalah jaringan yang lebih keras dan orang yang lebih kurus memiliki lebih sedikit lemak subkutan, yang setara dengan roti kukus tanpa selimut di atasnya, sehingga mudah bagi orang untuk merasakan sesuatu seperti benjolan.