Penyebab utama rasa lapar tetapi tidak ada nafsu makan dan tidak ada keinginan untuk makan termasuk faktor psikologis, sakit maag, dan penyakit hati dan kandung empedu. Perawatan yang umum digunakan termasuk relaksasi, anti-Helicobacter pylori dan pengobatan penyakit hati dan kandung empedu. 1. Faktor psikologis: Jika Anda terlalu gugup atau mengalami stres jangka panjang, Anda mungkin menderita anoreksia nervosa, kehilangan nafsu makan jangka panjang, dan meskipun Anda merasa lapar, Anda tidak tertarik untuk makan. Anda dapat merilekskan suasana hati Anda dengan bercerita kepada orang lain, melakukan hobi, atau mencari bantuan dari psikolog profesional. 2. Tukak lambung: Saat makan, penderita tukak lambung yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori akan mengalami sakit perut, perut kembung dan asam lambung karena rangsangan dari makanan, sehingga meskipun merasa lapar, namun mereka muak untuk makan dan tidak nafsu makan. Anda dapat mengikuti saran dokter untuk membasmi Helicobacter pylori dengan mengonsumsi obat-obatan, seperti kapsul ranitidin hidroklorida, kapsul omeprazol natrium bikarbonat, dan kapsul koloidal bismut pektin. 3. Penyakit hati dan kandung empedu: Penyakit hati dan kandung empedu seperti kolesistitis dan hepatitis dapat memengaruhi sekresi empedu, yang pada gilirannya memengaruhi kemampuan saluran pencernaan untuk mencerna daging, sehingga membuat pasien tidak berselera makan daging berminyak. Anda dapat mengonsumsi kapsul asam ursodeoxycholic seperti yang diresepkan oleh dokter Anda. Dianjurkan agar pasien yang lapar dalam waktu lama tetapi tidak memiliki nafsu makan dan tidak mau makan, pergi ke rumah sakit tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, membuat diagnosis yang jelas, dan memilih perawatan dan pengobatan yang sesuai di bawah bimbingan dokter.