Secara klinis tidak ada yang namanya apa yang Anda makan untuk respon otak yang cepat, tetapi diet Mediterania, kopi, teh hijau, dan kari memiliki beberapa efek perlindungan otak. Selain itu, Anda dapat meningkatkan fungsi otak dengan memainkan permainan edukatif atau melakukan olahraga yang membutuhkan kerja sama otak. Diet Mediterania ditandai dengan konsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, minyak zaitun sebagai sumber utama lemak dan minyak, konsumsi alkohol dalam jumlah sedang, dan sejumlah kecil daging merah dan produk susu. Diet Mediterania membantu memperlambat laju penurunan kognitif dan mengurangi kejadian penyakit Alzheimer. Kopi, teh hijau, dan kari juga memiliki beberapa efek perlindungan otak. Otak juga dapat dilatih dalam berbagai aspek kehidupan, seperti olahraga dan tes teka-teki. Melalui Sudoku, Kubus Rubik dan beberapa permainan teka-teki lainnya, tidak hanya dapat membuat otak lebih logis, tetapi juga meningkatkan kecepatan reaksi otak. Melakukan lebih banyak tenis meja, bulu tangkis, bola basket, sepak bola, dan olahraga lainnya secara teratur dapat membantu meningkatkan kecepatan reaksi dan fleksibilitas otak, meningkatkan rangsangan otak, dan mencegah depresi, sehingga dapat mencegah penurunan kecepatan reaksi otak. Penting untuk diperhatikan bahwa waktu reaksi otak yang lambat juga dapat merupakan manifestasi dari penyakit seperti penyakit Alzheimer dan demensia vaskular. Jika Anda mendapati kecepatan reaksi otak melambat, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk didiagnosis, dan Anda dapat berlatih melalui metode di atas setelah mengesampingkan penyebab penyakit.