Lesi granular bertitik putih pada lapisan mulut terutama dianggap terkait dengan ektasia kelenjar sebasea, sariawan, infeksi Candida, dan lichen planus.
1. Ektasia kelenjar sebasea: penyakit ini dapat menyebabkan munculnya jerawat berwarna putih atau kekuningan seukuran jagung pada kulit dan selaput lendir di daerah yang terkena, biasanya tanpa gejala tidak nyaman lainnya.
2. Sariawan: Penyakit ini dapat menyebabkan munculnya beberapa sariawan di dalam mulut dengan reaksi inflamasi di sekitarnya, terkadang disertai jaringan nekrotik berwarna putih keabu-abuan di permukaannya, yang oleh pasien dirasakan seperti partikel-partikel kecil.
3. Infeksi Candida: Stomatitis Candida dan penyakit lainnya dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik putih berbutir di daerah yang terkena, dan secara bertahap terhubung menjadi beberapa bagian.
4. Lichen planus: keberadaan penyakit ini di dalam mulut dapat menyebabkan munculnya jerawat berwarna putih keabu-abuan dan putih pudar di daerah yang terkena, dan dapat disertai dengan rasa gatal dan gejala tidak nyaman lainnya.
Mungkin ada penyebab lain dari gejala-gejala ini, jadi Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosis dan mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan.