Tindakan yang harus dilakukan setelah timbulnya luka di tempat tidur

       Ulkus dekubitus, juga dikenal sebagai luka tekan, adalah luka tekan yang disebabkan oleh tekanan lokal yang berkepanjangan pada tubuh dan aliran darah yang buruk ke area yang mengalami tekanan. Sebagian besar pasien memiliki kondisi medis lain yang diakibatkan oleh kurangnya perawatan yang cermat. Luka baring paling sering terjadi pada pasien yang terbaring di tempat tidur atau menggunakan kursi roda dalam jangka waktu yang lama, seperti pasien yang lumpuh, koma atau lanjut usia dan lemah. Luka dekubitus kemungkinan besar terjadi di area tubuh yang berada di bawah tekanan, tidak memiliki perlindungan jaringan lemak, tidak memiliki jaringan otot yang melapisinya, atau tonjolan tulang dengan otot yang tipis. Misalnya, tulang belikat, siku, tonjolan tulang belakang, pinggul, area sakrokoccygeal, lutut bagian dalam dan luar, pergelangan kaki bagian dalam dan luar, dan tumit. Kunci untuk mencegah luka baring adalah dengan “rajin” merawatnya: membalik, menggosok, memijat, merapikan, dan mengganti. Hal ini akan mencegah tekanan lokal yang terlalu lama, menghindari iritasi kulit lokal, menghindari lecet pada kulit lokal dan melancarkan aliran darah lokal. Ketika kulit lokal menjadi merah, bengkak, panas, mati rasa, dan luka baring lainnya, tindakan berikut dapat dilakukan jika tidak mereda dalam waktu singkat: 1. Hindari rangsangan oleh gesekan dan kelembapan, jaga agar kulit tetap kering secara lokal, dan gunakan kompres basah alkohol 75% pada area yang merah dan bengkak untuk meningkatkan pembuangan pembengkakan.       2. Untuk mencegah tekanan berkelanjutan pada kulit lokal dan kambuhnya memar dan kemerahan, Anda harus membalikkan badan setiap dua jam.       3. Gosok tubuh dengan air hangat setiap hari untuk menjaga kebersihan kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa malnutrisi juga merupakan faktor utama dalam pembentukan luka baring, dan merupakan alasan utama mengapa luka baring tidak diobati. Oleh karena itu, untuk mencegah luka baring, penting untuk memastikan bahwa penyakit utama seperti diabetes dan hipertensi diobati, dan bahwa protein yang cukup dan mudah diserap dilengkapi dengan makan lebih banyak daging tanpa lemak, ikan, dan produk kedelai. Untuk pasien yang sudah menderita luka baring, suplementasi dengan vitamin C dapat meningkatkan penyembuhan luka. Suplementasi kalsium, fosfor dan seng yang tepat juga dapat meningkatkan penyembuhan tukak kronis.