Dapatkah Astragalus dikonsumsi secara oral?

Astragalus dapat dikonsumsi secara oral. Secara klinis, biasanya dikonsumsi sebagai ramuan, atau dalam bentuk pil atau bubuk. Astragalus memiliki efek menguatkan qi dan meningkatkan Yang, mengkonsolidasikan permukaan untuk berhenti berkeringat (berhenti berkeringat dengan mengkonsolidasikan permukaan otot), menginduksi diuresis untuk mengurangi pembengkakan, menghasilkan cairan untuk menyehatkan darah, menggerakkan stagnasi dan membersihkan kelumpuhan (membuat meridian yang tersumbat menjadi lancar), mendukung racun dan menguras nanah (menguras nanah dan racun dari dalam tubuh), serta menyengat luka dan meregenerasi otot (membantu luka sembuh lebih cepat dan mendorong pertumbuhan daging baru).
Astragalus secara klinis digunakan untuk mengatasi kekurangan dan kelemahan Qi, mencret (tinja encer dan tidak berbentuk), penurunan Qi (kekurangan Qi limpa dan perut, dengan munculnya organ dalam yang jatuh), diare yang berkepanjangan dan prolaps anus, haemostasis dan kebocoran darah dalam tinja (aliran menstruasi yang berlebihan atau menetes), berkeringat karena kekurangan permukaan (karena lemahnya permukaan tubuh dan seringnya berkeringat secara alamiah), edema karena kekurangan Qi, dan rasa haus karena panas dalam (panas dalam yang disertai dengan gejala makan berlebihan dan minum berlebihan serta buang air kecil).
Perlu dicatat bahwa obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang memiliki gejala padat dan kekurangan yin dan kekurangan Yang. Obat-obatan harus dikonsumsi di bawah bimbingan dokter, jangan mengobati sendiri, untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.