Pengetahuan terperinci tentang pertolongan pertama untuk cedera ortopedi dalam bencana!

Bagaimana cara mengungsi saat terjadi gempa bumi? Pertama-tama, jangan panik saat terjadi gempa bumi, jangan naik lift, jangan mengincar barang-barang Anda, dan jangan mengambil cara yang tidak tepat untuk melarikan diri seperti melompat dari gedung atau mobil. Ketika Anda berada di dalam ruangan, segera merunduk, berlindung, berpegangan, dan ingatlah “segitiga kehidupan”. Bagaimana cara memberikan pertolongan pertama jika terjadi cedera tulang? 1 . Menyelamatkan nyawa Jika Anda menemukan detak jantung dan inhalasi orang yang terluka berhenti, Anda harus segera melakukan kompresi jantung dan pernapasan buatan; singkirkan benda asing di mulut dan tenggorokan agar peluit tetap terbuka; dan mendesis untuk meminta bantuan. 2 . Perawatan luka: Gunakan pakaian bersih atau kain kasa untuk menghentikan pendarahan. Pendarahan serius dapat ditambahkan tekanan pada ujung proksimal tungkai, setiap 30 menit harus dikendurkan satu kali (setiap kali 30 hingga 60 detik), untuk mencegah nekrosis iskemik pada tungkai. 3 . Fiksasi sederhana Perbaiki lokasi fraktur dengan karton, ranting, papan, dll. Untuk mencegah cedera lebih lanjut; jika tidak ada yang tersedia, tungkai atas yang terluka dapat dipasang ke dinding dada, dan tungkai bawah yang terluka dapat dipasang ke sisi yang sehat, yang juga dapat memainkan peran fiksasi sementara. 4 . Pereda nyeri yang tepat Setelah trauma berat, rangsangan nyeri yang kuat dapat menyebabkan syok, sehingga jika ada kondisi, obat penghilang rasa sakit dapat diberikan dengan tepat. 5 . Pemindahan keselamatan Setelah penyelamatan di tempat kejadian di atas, korban akan dengan cepat dan aman dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan; Fraktur krista harus dipindahkan dengan metode bergulir atau metode penyangga datar, perhatikan untuk melindungi tulang leher, dan pilih barang yang lebih kokoh seperti papan dan pintu sebagai tandu dan tunggu penyelamatan. Tindakan Pencegahan Sambil menunggu pertolongan, jangan gunakan air untuk membersihkan luka dan jangan mengoleskan obat pada luka dengan sembarangan, ingatlah bahwa untuk patah tulang terbuka, jangan menambal ujung patah tulang yang patah kembali untuk menghindari masuknya polutan ke lapisan yang lebih dalam dan menyebabkan infeksi yang serius, dan tutupi saja dengan pakaian atau kain kasa yang bersih, jika ada anggota tubuh dan organ tubuh yang terputus, mohon untuk disimpan.