Cara Meningkatkan Latihan Kardio

Pasien dapat melakukan latihan kardiorespirasi melalui jogging, berenang, latihan meniup balon, latihan kontraksi bibir, dll. Latihan untuk orang sehat dan pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) juga dibedakan. 1. Orang sehat: Pasien dapat meningkatkan fungsi kardiopulmoner mereka dengan olahraga aerobik jangka panjang dan sedang, yang biasanya meliputi jogging, berenang, bersepeda, dan sebagainya. Saat berolahraga, pasien harus memperhatikan intensitas latihan tidak terlalu tinggi, waktu latihan harus dijaga dalam waktu 30 menit, dan untuk mempertahankan latihan jangka panjang dan dapat dilakukan tiga sampai lima kali seminggu. 2. Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK): Jika pasien tidak dapat mentoleransi olahraga jangka panjang, mereka dapat mengurangi waktu olahraga dengan tepat untuk menghindari ketidaknyamanan. Pada saat yang sama, Anda juga dapat memilih untuk meledakkan latihan balon, latihan kontraksi bibir dan latihan lainnya untuk meningkatkan kapasitas paru-paru, lebih meningkatkan daya tahan latihan, meningkatkan fungsi kardiopulmoner. Pasien dapat melakukan latihan kardiorespirasi di bawah bimbingan dokter profesional, dan jika terjadi ketidaknyamanan, disarankan untuk mencari pertolongan medis tepat waktu.