Apa saja penyebab rinitis balik yang sangat kuat?

Rinitis reaktif yang berlebihan, yang juga dikenal sebagai rinitis vasomotor, dapat dibagi menjadi tiga tipe klinis. Tipe reaktif fisik sering kali dihasilkan oleh beberapa pasien dalam menanggapi rangsangan rasional tertentu untuk menghasilkan respons hidung yang spesifik. Sebagai contoh, setiap paparan terhadap udara dingin, perubahan suhu yang tiba-tiba, kelembaban, dll., akan menghasilkan episode bersin-bersin, disertai dengan keluarnya cairan hidung yang encer dalam jumlah yang banyak. Pasien sering kali dapat dengan jelas menyatakan penyebab serangan. Jenis ini mungkin juga merupakan rinitis hipertonik terbalik. Rinitis vasomotor (rinitis vasomotor) adalah rinitis hiperresponsif yang disebabkan oleh ketidakseimbangan regulasi neuroendokrin pada fungsi pembuluh darah dan kelenjar pada mukosa hidung. Mekanisme patologis penyakit ini sangat kompleks dan banyak aspek dari penyakit ini yang masih belum dipahami dengan baik, sehingga menyulitkan diagnosis klinis yang tepat dan pengobatan yang efektif. Tidak ada perbedaan jenis kelamin yang signifikan dalam timbulnya penyakit ini, dan rinitis vasomotor jarang terjadi pada anak-anak. Penyebab rinitis terbalik yang berlebihan: 1, faktor psikologis dan emosional Stres mental jangka panjang, kelelahan yang berlebihan, fluktuasi emosi adalah akar penyebab penyakit ini. Jika jangka panjang dalam rasa urgensi yang tinggi, depresi, rasa kehilangan lingkungan hidup dan pernapasan, mengakibatkan peningkatan tajam dalam kejadian morbiditas. 2, rangsangan eksternal Perubahan iklim, seperti perubahan suhu dan kelembaban yang tiba-tiba dapat menyebabkan serangan. Kadang-kadang disalahartikan sebagai rinitis alergi musiman. Polusi atmosfer, seperti asap, debu, alkohol, dan bahan kimia lainnya juga dapat menyebabkan penyakit ini. Bangun tidur, olahraga, dll. juga bisa menjadi pemicu. 3 . Faktor endokrin sering terjadi pada masa remaja, menstruasi, kehamilan, menopause dan lansia. Kegembiraan seksual juga dapat menyebabkan kejang. Diabetes, arteriosklerosis, hipotiroidisme juga dapat menyebabkan penyakit ini. 4, peran obat-obatan Penggunaan tekanan darah jangka panjang, obat penurun lipid, dapat menyebabkan edema mukosa hidung; penyalahgunaan obat tetes hidung yang disebabkan oleh rinitis obat, mengakibatkan disfungsi sistem saraf otonom pada mukosa hidung dan memicu penyakit. 5 . Faktor infeksi sebelum timbulnya rinitis kronis, riwayat sinusitis.