Mengonsumsi telur angsa pada akhir kehamilan dapat memberikan ibu hamil dan janin nutrisi seperti protein dan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh.
Telur angsa biasanya kaya akan protein, asam amino dan nutrisi lainnya, serta kalsium, natrium, kalium dan elemen lainnya, dan setiap 100 gram telur angsa mengandung sekitar 15,6 gram lemak, 11,1 gram protein, dan 263,4 miligram kolin yang kaya akan nutrisi. Konsumsi telur angsa dalam jumlah sedang oleh wanita hamil di akhir kehamilan dapat menambah nutrisi untuk diri mereka sendiri dan janin mereka, yang baik untuk kesehatan mereka.
Namun, wanita hamil tidak boleh makan telur angsa terlalu banyak. Konsumsi telur angsa yang berlebihan dapat menyebabkan kelebihan gizi, dan juga dapat mengiritasi lambung dan usus, menyebabkan ketidaknyamanan.
Pada akhir kehamilan, ibu hamil harus memperhatikan gizi seimbang, selain makan lebih banyak makanan kaya protein, Anda juga bisa makan lebih banyak makanan kaya vitamin dan mineral, seperti stroberi, bayam, labu, dll, dan juga harus berolahraga yang tepat untuk meningkatkan kebugaran fisik, dan pemeriksaan kehamilan secara teratur.