Orang tua dapat menyesuaikan bentuk dan jumlah MPASI, serta memperkuat fungsi mengunyah dan melatih fungsi menelan bayi setelah mereka mulai makan MPASI yang berbutir kasar.
Ketika bayi mengalami gumoh setelah makan makanan berbutir kasar, hal ini dianggap disebabkan oleh cara pemberian makanan yang tidak tepat atau terlalu cepat menelan, dan ketika bayi tidak dapat menelan makanan berbutir kasar, hal ini akan memicu refleks muntah sehingga terjadi gumoh. Orang tua dapat mendemonstrasikan terlebih dahulu gerakan-gerakan penting dalam mengunyah dan menelan makanan pada bayi, agar bayi dapat meniru gerakan menelan dan mengunyah makanan. Sesuaikan juga bentuk dan jumlah MPASI agar bayi dapat makan dengan lancar.
Fungsi pencernaan bayi belum berkembang dengan baik, Anda dapat memilih beberapa MPASI yang mudah dicerna dan diserap untuk dimakan bayi, jumlah makanan yang sedikit dalam beberapa kali makan, masih muncul keadaan muntah kering, Anda dapat beralih ke MPASI yang dihaluskan untuk terus melatih fungsi mengunyah mulut anak.
Jika bayi Anda masih mengalami gumoh berulang setelah intervensi di atas, silakan bawa bayi Anda ke rumah sakit biasa untuk konsultasi spesialis.