Jenis batuk dapat diidentifikasi berdasarkan sifat, waktu dan keteraturan, serta suaranya. 1. Sifat (1) Batuk kering: mengacu pada batuk tanpa dahak atau jumlah dahak sangat sedikit, biasa terjadi pada faringolaringitis akut atau kronis, bronkitis akut, dan sebagainya. (2) Batuk basah: batuk berdahak disebut batuk basah, umumnya ditemukan pada bronkitis kronis. 2. Waktu dan pola (1) Batuk mendadak: sering disebabkan oleh menghirup gas yang mengiritasi, menghirup benda asing, dll. (2) Batuk kronis jangka panjang: umum terjadi pada bronkitis kronis, bronkiektasis, dan sebagainya. (3) Batuk episodik: umum terjadi pada varian batuk asma, batuk rejan, dan sebagainya. (4) Batuk malam hari: umum terjadi pada asma varian batuk, gagal jantung kiri, dll. 3. Nada (1) Batuk serak: paling sering terjadi pada radang pita suara. (2) Batuk seperti ayam: batuk paroksismal terus menerus dengan gema inspirasi bernada tinggi, sebagian besar terlihat pada batuk rejan. (3) Batuk seperti logam: sebagian besar disebabkan oleh kompresi tumor mediastinum pada trakea. (4) Batuk dengan suara rendah dan lemah: kebanyakan terlihat pada emfisema berat. Batuk dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit, jika Anda merasa tidak nyaman, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan.