Standar untuk jumlah yang sedikit pada bayi dan anak kecil adalah produksi urin diurnal kurang dari 400 ml/m2. Ada banyak penyebab oliguria pada anak-anak, termasuk oliguria fisiologis dan oliguria patologis. Pertama, oliguria fisiologis terutama disebabkan oleh asupan air yang terlalu sedikit, karena asupan air yang terlalu sedikit, produksi urin akan relatif lebih sedikit. Kedua, karena faktor patologis, jika anak menderita radang usus akut, maka akan menyebabkan diare, sehingga terjadi peningkatan jumlah tinja dan jumlah buang air besar, yang juga akan menyebabkan oliguria. Oliguria pada anak sangat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya. Jika produksi urin bayi dalam 24 jam <400 ml/m2 per luas permukaan tubuh persegi, maka hal ini dianggap sebagai oliguria, dan penyebabnya harus segera ditemukan.