Tes ovulasi adalah tes untuk hormon luteinising pada wanita. Hasil tes positif yang kuat menunjukkan bahwa hormon luteinising berada pada puncaknya dan mengindikasikan bahwa ovulasi kemungkinan besar akan terjadi dalam waktu 24-48 jam. Dua tes ovulasi positif berturut-turut mengindikasikan ovulasi yang akan segera terjadi, diikuti dengan tes yang kuat hingga lemah yang mengindikasikan ovulasi. Wanita yang berencana untuk hamil dapat meningkatkan frekuensi hubungan intim ketika hasil tes positif kuat. Karena sperma dapat bertahan hidup selama sekitar 72 jam dan sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, maka meningkatkan frekuensi hubungan seksual pada saat ini dapat meningkatkan tingkat pembuahan. Hal ini terutama penting bagi wanita dengan menstruasi yang tidak teratur.