Cara memeriksa air mani

Pemeriksaan air mani, biasanya berupa tes air mani rutin, dapat mengevaluasi berbagai indikator sperma untuk menentukan apakah sperma seorang pria normal atau tidak. Diperlukan pantangan sebelum tes air mani rutin dan perbaikan kebiasaan gaya hidup.
Pria yang menjalani tes air mani perlu berkonsultasi dengan dokter untuk tes air mani rutin, yang merupakan salah satu tes terpenting untuk menilai kesuburan pria. Tes air mani dapat membuat penilaian tentang kualitas, kepadatan, motilitas, waktu pencairan, tingkat malformasi, dan indikator sperma lainnya.
Untuk memastikan keakuratan hasil pemeriksaan air mani rutin, pria umumnya diharuskan untuk tidak melakukan hubungan seks selama 3-7 hari, dan selama periode ini, hindari minum-minuman keras dan merokok, jangan minum obat sesuka hati, istirahat yang cukup, dan jangan terlalu gugup saat mengeluarkan sperma untuk mencegah kesulitan mengeluarkan sperma.
Jika hasil pemeriksaan air mani rutin tidak normal, pemeriksaan lebih lanjut harus dilakukan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan pengobatan tepat waktu.