Pada tahun 1937, dokter Amerika, Mccune dan Al-Bright melaporkan penyakit yang ditandai dengan osteochondrodysplasia multipel, pigmentasi coklat non-bulbar pada kulit, dan pubertas dini, yang kemudian dinamai sindrom Mccune-Albright, suatu kondisi klinis yang langka. Penyakit alias Sindrom McCune-Albright (MAS), juga dikenal sebagai multiple osteochondrodysplasia dengan sindrom pubertas prekoks, ditandai dengan café au lait kulit, pubertas prekoks dan multiple osteochondrodysplasia. Penyakit ini bersifat sporadis dan dua kali lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Zhang Lei, Departemen Bedah Maksilofasial, Rumah Sakit Gigi Universitas Peking