Apa saja gejala peningkatan tekanan intraokular

Pasien dengan tekanan intraokular (TIO) yang tinggi rentan mengalami mata tersumbat, penglihatan kabur, sakit kepala, pembengkakan mata, mual dan muntah. Jika tekanan intraokular yang meningkat tidak terkendali, kongesti siliaris juga dapat terjadi, dan pada kasus yang parah, gejala seperti penglihatan berkabut dan penglihatan iris dapat terjadi. 1. Mata tersumbat: Tekanan intraokular yang meningkat akan membuat saluran pengumpul sklera dan pembuluh darah sklera superfisial melebar, yang akan menyebabkan gejala mata tersumbat. Pada saat yang sama, jika tekanan intraokular pasien meningkat secara terus-menerus, gejala mata tersumbat akan semakin jelas, dan bahkan gejala kongesti siliaris dapat terjadi. 2. Penglihatan kabur: hal ini disebabkan oleh penggunaan mata yang tidak tepat dalam jangka panjang oleh pasien, sehingga mata berada dalam kondisi kelelahan jangka panjang, dan dengan demikian tekanan intraokular pasien meningkat. Peningkatan tekanan intraokular yang disebabkan oleh alasan ini akan melukai saraf optik pasien, membuat penglihatan pasien tampak jelas menurun, dan juga dapat menyebabkan penglihatan berkabut. 3. Sakit kepala dan mual: Pasien dengan tekanan intraokular (TIO) yang meningkat juga dapat mengalami sakit kepala, pembengkakan mata, mual, dan muntah. Hal ini disebabkan karena peningkatan tekanan intraokular dapat menekan saraf trigeminal pasien, yaitu saraf yang menghantarkan sensasi seperti suhu dan nyeri. Oleh karena itu, saat saraf trigeminal teriritasi, pasien sering mengalami sakit kepala dan pembengkakan mata. Pasien yang mengalami peningkatan tekanan intraokular yang signifikan dan tidak terkendali disarankan untuk segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.