Apa yang harus dilakukan jika buang air besar Anda berair

Buang air besar encer dan berair, bisa jadi karena gangguan pencernaan, ketidakseimbangan flora usus, serta infeksi virus dan bakteri, pengobatannya perlu didasarkan pada penyebab penyakit dengan mengonsumsi montelukast, norfloksasin, dan obat lain, penambahan cairan dan elektrolit, serta penyesuaian pola makan.
1. Pengobatan penyebabnya: gangguan pencernaan, akan menyebabkan makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan sulit dicerna, mudah menyebabkan diare, dapat mengkonsumsi enzim pankreas dan pepsin untuk melancarkan pencernaan;
Ketidakseimbangan flora usus dapat mengurangi kemampuan pencernaan usus dan menyebabkan tinja encer yang longgar, yang membutuhkan penggunaan bifidobakteri dan laktobasilus;
Faktor infeksi, seperti infeksi virus akan menyebabkan sekresi air dan elektrolit yang berlebihan oleh mukosa usus, menyebabkan diare; Infeksi bakteri akan secara langsung menyerang usus halus atau dinding usus besar, menyebabkan kongesti dan oedema pada mukosa, dan menyebabkan infiltrasi sel-sel inflamasi yang mengakibatkan keluarnya cairan dan ulserasi, sehingga memerlukan pemberian antibiotik seperti norfloksasin, ribavirin, dan sebagainya, atau obat antivirus.
2. Rehidrasi dan elektrolit: untuk menghindari dehidrasi, malnutrisi, dan gangguan elektrolit yang disebabkan oleh diare yang menyebabkan kehilangan air dan elektrolit dalam jumlah besar, rehidrasi yang tepat sangat dibutuhkan, minum banyak air hangat, dan minum larutan elektrolit majemuk secara oral. Muntah yang parah membutuhkan rehidrasi intravena.
3. Sesuaikan pola makan: perlu secara aktif menambah makanan yang mudah dicerna dan bergizi untuk melengkapi saluran usus yang disebabkan oleh diare yang kehilangan nutrisi, seperti lebih banyak protein dan makanan bergizi yang kaya vitamin susu, sayuran hijau dan telur dan sebagainya.
Penggunaan obat-obatan di atas memiliki risiko tertentu dan memerlukan panduan dari seorang spesialis.