Perbedaan Warna pada Tinja Bayi dan Balita

Tinja bayi dan anak kecil umumnya dapat diklasifikasikan sebagai kuning, kuning-hijau, hijau, coklat atau putih. 1. Tinja berwarna kuning keemasan: bayi dan anak kecil dapat mengeluarkan tinja berwarna kuning keemasan dan tinja yang terbentuk jika mereka mendapatkan ASI yang normal dan fungsi pencernaan yang baik. 2. Tinja berwarna kuning kehijauan atau hijau: tinja berwarna hijau dapat keluar ketika bayi makan sayuran dengan warna hijau atau ketika zat besi dalam susu bubuk tidak dapat diserap oleh bayi; ketika terjadi rotavirus enteritis, tinja berwarna kuning encer, seperti telur atau kuning kehijauan. 3. Coklat: Seiring dengan pertumbuhan bayi dan balita, setelah 6 bulan, mereka dapat secara bertahap menambahkan makanan pendamping ASI, dari yang encer menjadi kental, dari yang sedikit menjadi lebih banyak, dan feses mereka mendekati feses orang dewasa, yang mungkin berwarna coklat. 4. Tinja berwarna putih: Jika anak menderita kolestasis infantil, karena penurunan atau kurangnya ekskresi empedu, warna tinja akan menjadi lebih terang, dan mungkin berwarna putih tanah liat atau bahkan putih keabu-abuan. Bayi dan anak kecil dapat diidentifikasi berdasarkan warna fesesnya, jika fesesnya tidak normal, orang tua harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.