Bisakah Anda menjadi buta dengan atrofi saraf optik?

Atrofi saraf, jika sangat parah, dapat menyebabkan kebutaan, tetapi jika ditangani dengan segera, kondisi ini biasanya dapat distabilkan dan fungsi penglihatan yang tersisa dapat dipertahankan. Atrofi saraf optik dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti glaukoma, neuritis optik, dan neuropati optik iskemik. Sekali atrofi saraf optik terjadi, maka tidak dapat dipulihkan dan tidak dapat mengembalikan penglihatan yang hilang. Jika atrofi saraf optik tidak ditangani secara tepat waktu dan terus memburuk, pada akhirnya dapat menyebabkan kebutaan. Jika terjadi atrofi saraf optik, pasien harus mengikuti petunjuk dokter untuk menangani penyebab masalahnya. Sebagai contoh, pasien dengan glaukoma dapat diturunkan tekanan intraokularnya melalui pembedahan, sedangkan pasien dengan neuritis optik dan neuropati optik iskemik dapat dipertahankan penglihatannya melalui terapi hormon dan meningkatkan suplai darah ke saraf optik.