Pasien kanker yang berbicara ngelantur merupakan tanda perburukan penyakit atau penyakitnya sudah serius. 1. Pasien kanker yang berbicara tidak jelas mungkin disebabkan oleh metastasis kanker ke otak atau fungsi otak yang tidak normal yang disebabkan oleh tumor primer di otak, yang mengakibatkan pasien kanker berbicara tidak jelas. 2. Pada kanker stadium lanjut, suplai darah yang tidak mencukupi ke otak, kelemahan dan kekurangan gizi akan mempengaruhi fungsi otak, yang secara serius akan menyebabkan bicara ngelantur, tidak mengenali orang lain, gangguan kesadaran, dan bahkan mengancam jiwa. Selain bicara ngelantur, pasien kanker otak juga dapat menderita sakit kepala, mual, muntah, peningkatan tekanan intrakranial, dan kondisi lainnya. Untuk memahami penyebab bicara ngelantur pada pasien kanker stadium lanjut, diperlukan pemeriksaan CT otak, aliran darah otak, lipid darah, tekanan darah, dan pemeriksaan terkait lainnya. Pasien kanker yang berbicara omong kosong perlu mengkomunikasikan kondisinya kepada dokter yang merawat tepat waktu, jangan sembarangan memberikan obat kepada pasien, tetapi di bawah bimbingan dokter sesuai dengan pengobatan standar.