ema mengacu pada antigen membran epitel, dan negatifnya ema mengindikasikan kemungkinan adanya kanker metastasis. ema adalah antibodi glikoprotein yang banyak ditemukan di berbagai membran sel epitel serta tumor asalnya. Antibodi ini dapat digunakan untuk menandai tumor epitel maupun tumor turunan epitel, dan juga dapat digunakan untuk membedakan antara kanker payudara dan tumor non-epitel, terutama limfoma ganas dan kanker payudara sel pleomorfik atau sel gelendong yang diduga sebagai sarkoma. Tidak hanya itu, tes ema juga dapat digunakan untuk menilai adanya ema pada kelenjar getah bening dan sumsum tulang dengan metastasis mikroskopis kanker payudara. Jika ema positif, maka hal ini mengindikasikan kemungkinan adanya limfoma ganas, melanoma, atau penyakit jaringan lunak. Sedangkan ema negatif menunjukkan kemungkinan adanya kanker metastasis dan dapat digunakan untuk menentukan apakah itu adalah kanker payudara primer atau sekunder, tergantung pada situasi spesifiknya. Setelah penyakit ini didiagnosis, pasien harus secara aktif bekerja sama dengan pengobatan dokter dan menjaga pola hidup yang baik untuk menghindari perburukan penyakit.