Pemeriksaan ovarium dengan ultrasonografi dengan ≥12 folikel kecil per bagian, yang berarti bahwa ovarium memiliki beberapa folikel yang berkembang pada saat yang sama, disebut sebagai perubahan ovarium polikistik dan merupakan suatu gejala, bukan penyakit. Sindrom ovarium polikistik adalah kelainan endokrin dan perubahan ovarium polikistik merupakan salah satu kriteria diagnostik untuk sindrom ovarium polikistik. Ada tiga indikator sindrom ovarium polikistik menurut standar internasional: 1) ovulasi yang jarang atau anovulasi; 2) perubahan ovarium polikistik; dan 3) tanda klinis hiperandrogenisme atau hiperandrogenemia, yang mana dua di antaranya dapat dianggap sebagai sindrom ovarium polikistik. Oleh karena itu, perubahan polikistik ovarium tunggal hanyalah sebuah gejala dan indikator lain dapat diamati untuk menyingkirkan sindrom ovarium polikistik.