Bilirubin total sebesar 31 μmol/L menunjukkan peningkatan ringan, yang mengindikasikan ikterus laten atau ikterus subklinis, tetapi tingkat keparahan kondisi ini perlu dinilai bersama dengan indikator fungsi hati dan tes pencitraan lainnya. Bilirubin total adalah jumlah bilirubin langsung dan bilirubin tidak langsung, yang merupakan indikator fungsi hati dan empedu, dan peningkatan bilirubin total dapat digunakan untuk menentukan tingkat keparahan penyakit kuning, dan nilai bilirubin total secara umum berkisar antara 1,71 μmol / L hingga 17,1 μmol / L. Jika bilirubin antara 17,1 dan 34,2 μmol/L, maka akan sulit dideteksi dengan mata telanjang dan disebut sebagai penyakit kuning tersembunyi atau penyakit kuning subklinis. Jika bilirubin total 34,2 hingga 171 μmol/L maka itu adalah ikterus ringan, umumnya terkait dengan ikterus hemolitik atau hepatoseluler. Jika nilainya 171 hingga 342 μmol/L maka itu adalah ikterus sedang, umumnya disebabkan oleh ikterus hepatoseluler atau ikterus obstruktif. Jika bilirubin total lebih besar dari 342 μmol/L, maka itu adalah penyakit kuning yang parah. Hal ini biasanya terlihat pada ikterus obstruktif total. Oleh karena itu, bilirubin total 31 μmol/L akan menunjukkan ikterus tersembunyi atau subklinis, tetapi tingkat keparahan penyakit ini perlu dinilai bersama dengan indikator fungsi hati dan tes pencitraan lainnya. Nilai bilirubin total tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk penilaian. Bilirubin total yang tinggi dapat diklasifikasikan sebagai fisiologis atau patologis, jika fisiologis, maka akan berkurang secara otomatis. Jika bilirubin total 31μmol / L terus meningkat dan tidak dapat kembali normal, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, untuk menghindari penundaan kondisi.