Denyut jantung rendah pada bayi baru lahir sebagian besar terlihat pada hipoksia dan hipotiroidisme bawaan. 1. Hipoksia: Ini mungkin disebabkan oleh adanya hipoksia pada janin dalam kandungan ibu, yang dapat dengan mudah menyebabkan denyut jantung yang rendah. Mungkin juga terjadi hipoksia selama periode viabilitas, misalnya, ketika tali pusar melilit leher atau proses persalinan yang terlalu lama, yang juga dapat menyebabkan denyut jantung rendah pada bayi yang baru lahir. 2. Hipotiroidisme kongenital: kejadian penyakit ini relatif tinggi, dan anak-anak sering kali memiliki sekresi hormon tiroid yang tidak mencukupi dan berkurangnya sensitivitas terhadap katekolamin, yang dapat menyebabkan detak jantung rendah. Denyut jantung yang rendah pada bayi baru lahir juga dapat disebabkan oleh alasan lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan rumah sakit tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebabnya, dan jika perlu, perawatan aktif.