Hindari kesalahan-kesalahan ini saat memberi makan bayi Anda!

Kesalahan: Biarkan bayi Anda minum susu formula terlebih dahulu sebelum ASI keluar Benar: Anda dapat menyusui bayi Anda setengah jam setelah lahir, dan dapat berlangsung selama setengah jam setiap kali menyusui. Dianjurkan agar ibu dan bayi berada di ruangan yang sama setelah melahirkan dan membiarkan bayi mengisap puting susu lebih sering, karena hal ini tidak hanya akan meningkatkan hubungan, tetapi juga akan meningkatkan sekresi ASI karena isapan bayi. Sekresi ASI dipengaruhi oleh banyak faktor. Mengkonsumsi lebih banyak jus encer, seperti sup ayam, sup ikan, dan sup iga, memiliki efek tertentu dalam meningkatkan produksi ASI. Pada saat yang sama, para ibu harus menjaga kondisi mental yang baik, stabil secara emosional, menghindari kekhawatiran dan kemarahan, serta memiliki kepercayaan diri dan antusiasme untuk menyusui bayinya, karena suasana hati yang buruk dapat menyebabkan berkurangnya laktasi atau bahkan kekurangan ASI. Salah: ASI yang baru saja dikeluarkan sedikit kotor dan harus diperas Benar: Kolostrum adalah ASI yang dikeluarkan dalam waktu seminggu setelah melahirkan, berwarna kekuningan, lengket (tidak benar-benar kotor), jumlahnya sangat sedikit, dan sangat berharga. Kolostrum kaya akan nutrisi dan dapat memperkuat daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit serta mendorong pertumbuhan yang sehat. Kolostrum juga membantu bayi mengeluarkan mekonium dan membersihkan usus mereka. Oleh karena itu, penting untuk memberikan kolostrum kepada bayi Anda, bahkan jika ASI Anda sedikit atau tidak siap untuk menyusui. Kesalahan: Membuat susu formula menjadi lebih kental agar bayi Anda dapat makan Benar: Makanan diserap di usus dan jika tekanan osmotik (konsentrasi susu) makanan terlalu tinggi, dapat menyebabkan muntah, kembung, diare, dan dehidrasi. Selain itu, sebagian besar sisa metabolisme harus dikeluarkan melalui ginjal, dan perkembangan serta fungsi ginjal bayi belum matang, sehingga membuat ASI terlalu kental akan menambah beban ginjal. Kesalahan: Bayi disusui secara eksklusif dan tidak dapat diberikan air putih Benar: Meskipun beberapa orang percaya bahwa bayi dalam usia 4 hingga 6 bulan hanya membutuhkan ASI dan tidak perlu diberi air putih, namun hal ini tergantung dari situasinya. Cuaca musim dingin di utara sangat kering dan bayi yang baru lahir rentan mengalami dehidrasi jika suhu ruangan terlalu tinggi. Selain itu, bayi juga dapat mengalami dehidrasi saat cuaca terlalu panas atau saat mereka mengalami diare. Saat mengalami dehidrasi, bibir bayi terlihat kering dan bersisik, serta ia gelisah dan menangis. Dianjurkan untuk menjaga suhu ruangan pada 20°C hingga 25°C dan menggunakan pelembab udara untuk menjaga udara tetap lembab di musim dingin di bagian utara. Ketika Anda melihat bibir bayi Anda kering, Anda dapat memberikan beberapa teguk air putih dengan sendok kecil.