Tekanan darah rendah, yaitu tekanan darah diastolik, tinggi dan berhubungan dengan pola makan yang buruk, faktor genetik dan kebiasaan gaya hidup yang buruk, serta penggunaan obat-obatan. Tekanan darah diastolik yang tinggi juga dapat berupa hipertensi, yaitu kondisi tekanan darah diastolik ≥90 mmHg dan tekanan darah sistolik <140 mmHg. Tekanan darah diastolik yang tinggi terkait dengan faktor-faktor berikut ini. 1. Pola makan yang tidak tepat: Jika Anda makan terlalu banyak garam dan makanan asin, yang mengakibatkan asupan natrium yang berlebihan, maka akan menyebabkan retensi air dan natrium, meningkatkan volume darah, dan menyebabkan tekanan darah diastolik meningkat. 2. Faktor genetik dan kebiasaan buruk: genetika keluarga juga dapat menyebabkan tekanan darah diastolik tinggi, diikuti dengan begadang, merokok dan minum-minuman keras, dan kebiasaan buruk lainnya, dapat menyebabkan disfungsi sistem saraf simpatik, gangguan endokrin, tekanan darah diastolik tinggi. 3. Penggunaan obat-obatan: Jika Anda mengonsumsi obat hormon, pil kontrasepsi, dan obat lain dalam waktu lama, hal ini dapat menyebabkan tekanan darah diastolik tinggi. Tekanan darah diastolik yang tinggi mudah menyebabkan kerusakan pada jantung, otak dan organ tubuh lainnya, sehingga memicu berbagai penyakit kronis, seperti infark otak, stroke, penyakit jantung koroner dan sebagainya. Jika Anda memiliki tekanan darah diastolik yang tinggi, Anda harus pergi ke institusi medis reguler sesegera mungkin, dan ikuti instruksi dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan, agar tidak menunda kondisi Anda.